Minggu, 12 Oktober 2008

Maaf

Maaf, kata yang sangat mudah diucapkan, benarkah? Nyatanya, maaf begitu sulit diungkapkan. Mengapa sulit tuk minta maaf? Gengsi? (basi tau... :p)

Kita kan sama-sama tahu, manusia tempatnya salah dan lupa. Jadi minta maaf tu kan bukan hal aneuh.... Kenapa sih harus susah minta maaf. bukankah dengan minta maaf kita bisa hidup lebih tenang, nyaman, aman dan tentram? (jia elah... :p) Eh, nie bukan basa-basi!

Dengan minta maaf, kita kan jadi ngerasa lega, kita dapatkan rasa tenang kan? Dengan minta maaf, kita ga akan terpikir lagi kalau orang lain bakal balas dendam atas salah-salah kita, rasa aman! Dengan minta maaf, bisa mengakrabkan hubungan kita dengan orang lain, nih nyaman. Dan dengan minta maaf, hati jadi tentram, hidup jadi ringan (lhoh lagu? :p) karena kita rasa tenang, aman dan nyaman! Masih ga mau minta maaf? Kebangetan deh....

Minta maaf mungkin berat, tapi memaafkan jauh lebih berat.

Sebenarnya kalu kita sadar bahwa manusia tak luput dari salah dan khilaf, hati jadi lapang. (Lhoh kok?) Pada saat orang lain berbuat salah ke kita, kita ngerasa selalu jadi korban (mungkin), padahal boleh jadi kalau kita sudah sering kali melakukan hal yang lebih buruk terhadap orang lain. Introspeksi, key?

Kalau kita bandingkan dengan Kemahapengampunannya Allah, semua kesalahan dia tu kecil...banget. padahal kita tahu kan Allah tu ga pernah sekali pun melakukan kesalahan. GA PERNAH SEKALIPUN! Tapi Allah masih mau mengampuni kesalahan kita yang memenuhi bumi, langit, bahkan ruang kosong antara keduanya. Bayangkan! Segitu Maha Pengampunnya Dia.

Harusnya sih kita malu, wong Allah yang ga pernah salah saja mau memaafkan, masa kita yang sering kali berbuat salah ga mau memaafkan??? Sombong banget kita!

Tidak ada komentar: